Destinasi Lima Tahun Silam: Gunung Tangkuban Perahu

rekomendasi tempat wisata alam di Bandung yang sejuk, murah, view bagus, tenang, cocok untuk anak dan keluarga - Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu Parahu

Pagi itu, 11 Mei 2022, bukan cuma langit Bandung saja yang dibungkus awan kelabu. Niat kami untuk pergi juga senasib, perlahan diliputi ragu.

Tidak ada kepastian yang kunjung datang, hingga akhirnya mau tidak mau memang kami yang harus menjemputnya.

Wisata di Bandung Lagi: Destinasi Tempo Hari

Teringat ketika saya mengunjungi Bandung lima tahun silam.

Masih ke tempat yang sama, Lembang. Tapi juga dengan satu kendala sama: waktu yang hanya sedikit.

Tidak ingin membuang waktu, kami segera tancap gas.

Pergi โ€ฆ ๐Ÿ›ต


Sial. Waktu yang sedari awal memang hanya sedikit, kini kembali dipersempit.

Kawan saya dikabari pamannya kalau surat yang beliau serahkan ke kami semalam adalah surat bukti pajak, bukan STNK. ๐Ÿ™ƒ

Selama di Bandung, kami berdua meminjam motor beliau untuk bepergian.

Berbeda dengan lima tahun sebelumnya yang, karena di antara kami belum ada yang punya SIM, terpaksa harus ke mana-mana naik angkot. ๐ŸšŒ

Kami berdua mengiyakan, dan lalu kembali menuju rumah beliau.


Singkat cerita, urusan selesai.

Di atas sana, matahari masih malu-malu menampakkan diri. ๐ŸŒฅ

Dan di antara lalu lintasnya yang mulai memadat, kami membelah jalanan Kota Kembang untuk kemudian pergi menuju destinasi yang sudah lama ingin saya kunjungi: Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu/Parahu. ๐Ÿž

Rute dan Akses Jalan Menuju Wisata Gunung Tangkuban Perahu

Setengah jam lebih melintasi jalanan kota, kami sekarang mulai naik.

Melewati gerbang kawasan wisata, membayar tiket masuk, lalu kembali jalan.

Kami dipandu Maps di sepanjang perjalanan menuju puncak.

Sama-sama naik, tapi rasanya berbeda dari jalan yang pernah kami lalui lima tahun silam. ๐Ÿ›ต

Saya ingat betul kala itu ada sebuah perempatan kecil.

Kalau lurus terus, ke arah Lembang; kalau belok kiri, baru ke Tangkuban Perahu. ๐Ÿค”

Bagaimanapun, motor tetap melaju …

Mendaki jalannya yang meliuk-liuk dan cukup menanjak, dengan udara segar khas daerah dataran tinggi, tapi juga dengan bau belerang yang semakin tercium ketika kami semakin naik.

Perjalanan ini mengingatkan saya sewaktu mengunjungi kawasan wisata di daerah dataran tinggi, seperti Kaliurang di Jogja, Guci di Tegal, Baturaden di Purwokerto, Dieng, juga Kopeng di Salatiga.

Kamu yang sudah pernah mengunjunginya pasti juga sangat familiar dengan suasana dataran tinggi semisal ini.

Dan beberapa menit kemudian, sampai juga kami di โ€œpuncakโ€-nya.

Suasana dan Pemandangan di Lokasi Wisata Gunung Tangkuban Perahu

Ramai. Suasana lebaran masih terasa.

Para manusia dari luar daerah bisa dikenali dengan mudah lewat bahasa serta logat mereka.

Foto harga tiket masuk wisata Gunung Tangkuban Perahu dan biaya parkir motor. ๐ŸŽซ

Kami belum turun dari motor, masih berjalan pelan mencari tempat parkir motor.

Dan begitu ketemu (letaknya agak menjorok ke bawah), kami segera memarkirkannya.

Dari sini, spot wisata favorit Gunung Tangkuban Perahu, yakni kawahnya, belum terlihat.

Kita harus menapaki sekian anak tangga yang berada di tepiannya, baru kemudian bisa melihat kawahnya. ๐Ÿฅพ

Suasana di sini bisa dibilang mirip-mirip Dieng dengan Kawah Sikidang-nya. 

Bedanya, Dieng adalah daerah dataran tinggi yang luas, sedangkan di sini lebih seperti puncak berupa tanah yang landai.

Sekarang, menapaki anak tangga dan melihat kawah. ๐Ÿ—ป

Ini video Gunung Tangkuban Perahu ๐Ÿ“ฝ

Agak susah memilih mana foto kawah yang paling bagus, tapi semoga ini cukup.

Beberapa Tips & Info Wisata Gunung Tangkuban Perahu yang Perlu Kamu Tahu

Saya tuliskan juga di sini biar kamu lebih nyaman bacanya.

Selebihnya sudah saya posting di Google Maps, ya. ๐Ÿ˜‰ (scroll ke paling bawah)

  • Jika mengikuti arahan Google Maps, kamu akan diarahkan melewati jalan pintas yang berkelok dan cukup menanjak. Pastikan kendaraan dalam kondisi optimal saat hendak melewati jalur ini.

    Saya pribadi lebih menyarankan lewat Lembang, walaupun cukup ramai, karena medannya bersahabat.
  • Area parkir mobil sangat luas. Kalau parkir motor, letaknya lebih masuk ke dalam kawasan wisata, agak sedikit turun. (helm tidak harus dititipkan) ๐Ÿš—๐Ÿ›ต
  • Fasilitas wisata di Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu ini sudah sangat lengkap: masjid besar, rumah makan, warung-warung kecil, juga kamar mandi di beberapa sudut lokasi.

    Ada banyak toko oleh-oleh dan pedagang asongan yang berkeliling di lokasi wisata.
  • Anak tangga menuju puncak, di beberapa titik, lumayan tinggi. Kurang cocok untuk bumil, lansia, dan anak-anak.
  • Saran dari saya pribadi, datanglah sebelum pukul 11 pagi karena setelah jam tersebut akan ada kabut yang menyelimuti kawah.
  • Sangat cocok untuk liburan keluarga. Hanya minus tidak ada gazebo-gazebo atau tempat lesehan yang lebih privasi.
  • Gunung Tangkuban Perahu berada di ketinggian 2.084 mdpl. ๐Ÿ—ป

Sebelum ke Bandung, sebenarnya saya sudah membuat itinerary dan daftar rekomendasi tempat wisata alam di Bandung yang ingin saya kunjungi.

Tapi melihat waktu yang lagi-lagi, untuk kedua kalinya, terbatas, akhirnya saya memilih “destinasi lima tahun silam” saya sebagai destinasi utama. ๐Ÿ˜

Semoga besok-besok ada lebih banyak waktu, ya.

Mau ikut melengkapi checklist di atas?

Main saja ke Bandung. ๐Ÿ˜‰

Selamat berwisata ๐Ÿ‘‹๐Ÿป

Merasa terbantu dengan review ini? Suka tulisannya juga? 

Kemungkinan besar, kamu akan dengan senang hati mentraktir saya kopi.โ˜•๏ธ ๐Ÿ˜

Tempat Menginap Terdekat dari Lokasi Wisata Gunung Tangkuban Perahu

Rekomendasi Tempat Wisata Lainnya Buatmu ๐Ÿ‘๐Ÿป

Kamu Bakal Suka dan Butuh Ini โฌ‡๏ธ๐Ÿ˜‰


Informasi, Lokasi, dan Ulasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu

AlamatCikahuripan, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat
Jam Buka Seninโ€”Minggu: 07.00โ€”17.00
Harga Tiket Masuk
Wisatawan Lokal: Rp20.000 (hari biasa) | Rp30.000 (hari libur)
Wisatawan Mancanegara: Rp200.000 (hari biasa) | Rp300.000 (hari libur)
Parkir
Motor: Rp12.000 (hari biasa) | Rp14.500 (hari libur)
Mobil: Rp25.000 (hari biasa) | Rp30.000 (hari libur)
Bus: Rp110.000 (hari biasa) | Rp125.000 (hari libur)
Sumber: Travelspromo
Info lengkap ๐Ÿ‘‰๐Ÿป akun Instagram resmi Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu

Situs resmi terakhir saya cek (28 Februari 2024) masih down
Silakan ๐Ÿ‘‰๐Ÿป review lengkap Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu di Google Maps
DMCA compliant image
error: Halo, butuh konten apa?
DMCA.com Protection Status