Mau dibilang one-day trip juga rasanya kurang pas karena piknik yang kami lakukan benar-benar singkat. Berangkat saat jam tanggung, sekitar pukul 16.00-an, tepat saat jam pulang kerja.

Awalnya saya pribadi kurang setuju karena saya mengira akan pergi ke pantai, tapi ketika diberi tahu bahwa kami akan pergi ke HeHa Sky View, wih, jadi penasaran … 

Sedikit Kejanggalan

Jalan menuju HeHa Sky View tidaklah sulit. Jaraknya dari Tanjakan Petruk di jalan masuk menuju Gunungkidul juga tidak terlalu jauh. Google Maps telah memudahkan segalanya. 

Akan tetapi, bagi saya, ada sebuah kejanggalan di jalan menuju lokasi HeHa Sky View ini. Kalau bukan berkat Google Maps, mungkin kami sudah kesasar masuk perkampungan warga.

Kejanggalan tersebut adalah tidak adanya baliho, papan, atau apa pun itu, untuk mengarahkan para wisatawan yang akan berkunjung.

Benar-benar tidak ada, bahkan sekadar papan penunjuk arah pun tidak. Inilah yang sempat agak saya sayangkan.

Atau mungkin memang ada suatu alasan? Entahlah.

Meski begitu, hal tersebut tidak menghentikan perjalanan piknik singkat kami. HeHa Sky View sudah semakin dekat. Tunggu apa lagi?

Ulang Tahun

Kami tiba di parkiran. Ramai sekali. Sempat khawatir tidak dapat tempat parkir, tapi kemudian seorang petugas menawarkan tempat parkir VIP. Syukurlah.

tarif parkir HeHa Sky View
tarif parkir HeHa Sky View

Oh, ternyata, kedatangan kami saat itu (23 September 2022) bertepatan dengan acara ulang tahun HeHa Sky View yang ke-3. Pantas saja.

FYI, HeHa Sky View dibangun pada 2018 silam dan baru dibuka untuk umum pada 18 September 2019. 

Tiga tahun yang hebat. Tidak butuh waktu lama untuk menjadi tempat wisata viral di Jogja, khususnya Gunungkidul.

Oh, ya, harga tiket masuk HeHa Sky View adalah Rp20.000, baik hari biasa maupun tanggal merah (per 5 September 2022).

harga tiket masuk HeHa Sky View
harga tiket masuk HeHa Sky View

Murah? Tentu saja.

Sekarang, mari kita masuk ke dalam … 

Tempat Wisata Keluarga dan Anak Muda

Tidak ada aturan khusus bahwa suatu tempat wisata hanya boleh dikunjungi oleh kalangan tertentu.

Namun, untuk HeHa Sky View ini, kalau melihat tempat dan suasananya, bagi saya pribadi ini jelas kurang cocok untuk orang tua, terutama simbah-simbah, yang lebih menyukai suasana tenang. Hehe …

Sore itu saat kami berkunjung, ada banyak sekali anak-anak muda, entah itu rombongan kecil atau rombongan besar, yang memadati hampir setiap sudut HeHa Sky View.

Dan kebetulan juga cuaca sedang cerah, makin betahlah para pengunjung berlama-lama di sini.

suasana sore hari di HeHa Sky View
suasana sore hari di HeHa Sky View

Dari sejak melewati pintu masuk saja sudah terasa kalau wisata ini diperuntukkan bagi kawula muda, suasananya terasa sekali.

Memasuki kawasan, jangan bingung. Kalian langsung saja jalan ke kiri. Denah lokasi HeHa Sky View memang berbentuk memanjang dan bertingkat.

Di sepanjang koridornya inilah para wisatawan menikmati sore hari mereka di HeHa Sky View.

Apa cuma itu saja?

Tentu tidak. Masih ada lagi.

HeHa Sky View Resto

Puas berkeliling, dan sebelum melanjutkan berkeliling lagi, kami mencoba masuk ke dalam sebuah bangunan tingkat dua yang merupakan sebuah restoran.

Konsepnya unik, juga nyaman. Berbeda dengan suasana di luar yang penuh sesak oleh para manusia bumi, di dalam resto ini suasananya tenang.

bagian dalam resto HeHa Sky View (2)
bagian dalam resto HeHa Sky View
bagian dalam resto HeHa Sky View
bagian dalam resto HeHa Sky View

Menjelang Maghrib, kami segera memesan tempat beserta menu hidangan. Lalu begitu azan terdengar, kami berjalan menuju mushala yang berada tak jauh dari resto.

Lagi-lagi, ramai. Ternyata hari itu memang sedang ada rombongan wisatawan dari Pangalengan, Jawa Barat. Mereka menggunakan bus. Obrolan-obrolan dengan logat Sunda pun memenuhi pelataran mushala …

***

Sebelum kembali ke resto, ada hal menarik yang saya dapati di mushala HeHa Sky View. 

Sewaktu berdiri di luar, menunggu jemaah di dalam menyelesaikan shalat, saya sempat memandang semacam banner yang terpasang di dinding mushala. Di situ tertulis: “SAJADAH GENGGAM”. Saya mengira memang ada yang berjualan (mensponsori atau apa lah) sajadah untuk mushala HeHa Sky View ini, tapi ternyata bukan.

Baru saya ketahui setelah masuk ruang mushala. 

Sajadah genggam yang dimaksud ternyata bukan produk jualan, tapi memang disediakan untuk para wisatawan yang hendak shalat. Terbuat dari bahan kertas, dan selepas pakai, kita tinggal memasukkannya ke dalam keranjang yang telah disiapkan. 

Jempol dua untuk pihak manajemen HeHa Sky View. (y)

***

Kembali ke resto … 

Sesuai dengan kualitasnya, harga menu makanan di HeHa Sky View memang tergolong relatif agak mahal, tapi sebenarnya memang demikianlah standar harga menu makanan hotel ataupun resto.

Kalian bisa melihat daftar dan harga menu HeHa Sky View Resto di sini.

menu makanan di resto HeHa Sky View
menu makanan di resto HeHa Sky View

Selama menyantap hidangan, suasana di dalam resto benar-benar tenang, bahkan embusan angin saja tidak ada. Padahal begitu keluar ruangan, angin di luar berembus lumayan kencang.

Wisata Kuliner di HeHa Sky View

Selain menjadi tempat wisata dengan spot foto yang indah, seperti halnya di Cove at Batavia PIK, di sini ada banyak sekali tenant yang menyajikan berbagai macam jajanan kekinian dan juga tradisional. Terlebih dengan kursi-meja yang ditata secara outdoor, kegiatan santap-santai di sini jadi semakin membuat nyaman para pengunjung.

aneka tenant dan booth jajanan di HeHa Sky View
koridor atas di HeHa Sky View saat malam hari
koridor atas di HeHa Sky View saat malam hari
pemandangan Jogja dari HeHa Sky View saat malam hari
pemandangan Jogja dari HeHa Sky View saat malam hari

Satu lagi.

Hal ini sudah menjadi ciri khas dari kebanyakan tempat wisata: pojok suvenir di pintu keluar.

Ya, ada berbagai macam pernak-pernik dan juga oleh-oleh dengan kemasan kekinian yang bisa kalian temukan di sini, termasuk kaos.

aneka camilan di toko suvenir HeHa Sky View
aneka camilan
aneka pernak-pernik di toko suvenir HeHa Sky View
aneka pernak-pernik
toko suvenir HeHa Sky View
toko suvenir HeHa Sky View

***

Lalu kita pun kembali ke pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini: Kenapa HeHa Sky View bisa sedemikian ramai?

Rasanya jawaban apa pun tidak akan membuat kalian puas sampai kalian mengunjunginya langsung, ya? Haha …

Jangan khawatir. Semua yang kalian butuhkan untuk berkunjung ke HeHa Sky View sudah saya cantumkan di bagian akhir artikel ini.

Saran dari saya pribadi, coba datang saat sore hari, tapi pada selain hari libur. Semoga suasananya bisa sedikit lebih sepi.

Semoga bermanfaat, dan selamat berwisata!

Kalian punya rekomendasi tempat wisata kekinian lainnya di Gunungkidul (atau Yogyakarta)?

Ceritain di sini, yuk!


Informasi, Lokasi, dan Ulasan HeHa Sky View

AlamatJl. Dlingo-Patuk No.2, Patuk, Bukit, Kec. Patuk, Kab. Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta – 55862
Jam Buka
Senin—Jumat: 10.0021.00
Sabtu, Minggu, Hari Besar: 08.0021.00
Harga Tiket MasukRp20.000
Parkir
– MotorRp5.000
– MobilRp10.000 (VIP Rp20.000)
– Elf, HiaceRp25.000
– Bus (sedang & besar)Rp50.000
Bila kalian membutuhkan informasi lengkap tentang HeHa Sky View, kunjungi saja situs resmi mereka.
Kalian bisa melihat ulasan lengkap beserta foto-foto HeHa Sky View di sini.
Artikel SebelumnyaRona Senja di Cove at Batavia

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here